Ternyata menulis kembali itu tidak mudah, harus kembali mengasah otak agar kata-kata ramai bermunculan, harus mengobrak abrik imajinasi agar ada kisah yang pantas di torehkan. Well, karena hati ini sudah berazzam untuk kembali menulis, maka aku akan mulai dengan satu kisah yang seharusnya telah aku tuliskan 3 tahun yang lalu. No Problemo :)
Sendawar, nama kota yang awalnya begitu asing di telingku. Bayangan hutan, gelap, tanpa listrik, mandi di sungai, plus signal yang harus dikejar ke gunung, bergelayut manja di fikiranku. Gak mau rasanya meninggalkan kota samarinda yang sangat damai permai bagiku, tapi Allah mentakdirkan ku ke Sendawar, dengan predikat abdi negara, cieehh...hihihi...