Laman

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Juni 2010

Mahakam


Jika tepat pada waktunya, aku tak akan pergi
Akan tetap memandang aliran sungai yang tenang
Mahakam
Tempat pesut pesut menari
Dulu

Jika memang ada waktu, aku akan tetap disini
Bersama Rimbunnya Hutanku
Borneo

Jika waktu belum berlalu, aku akan berdiam di tepian
Sambil memandang kotaku
Samarinda

Puisi : Pelangi tidak Muncul Tiba-Tiba


Aku merindukan pelangi
Dengan tampilannya yang penuh warna
Mejikuhibiniu
Indah

Tapi Pelangi tak lantas tiba
Selalu saja
Gerumuh yang menakutkan
Petir yang menyambar
Badai
Mendahuluinya datang
Sebelum akhirnya dia muncul
Beserta dengan
lukisan senyuman terindahnya

Minggu, 10 Januari 2010

Puisi : Satu Cinta


Selamat malam wahai malam
lelapkan aku dalam gulitamu
agar esok ku sambut embun dengn lebih ceria

selamat malam cinta
lindungi aku dari kegulitaan malam
agar gelapnya gulita tak menyentuh dinding hatiku

selamat malam para bintang
hiasi tidurku dengan pesonamu
agar cinta itu mengalun di setiap episode mimpi indahku

selamat malam rembulan
sadarkan aku akan penciptamu
agar aku dapat menempatkan-Nya
sebagai binatang terindah di Hatiku

Selamat Malam Para Malaikat
buat aku mengerti bahwa hati ini
hanya cukup untk satu Cinta-Nya.

-Piet-

Puisi : Bayang dalam Sholat


Kuluruskan niat dalam bening hati
Kurangkai kata hingga membentuk iftitah
didahului takbir
Ku pusatkan satu pikirkan dikepala
agar khusuk menjalankanya

Kusambung rukuk lalu i’tidal
dalam guncangan asa yang pasrah
Kujatuhkan tubuh hingga ku bersujud pada-NYA

Terbayang sebuah bayang
Ka’bah dianara kedua mataku
Syurga di samping kananku
neraka disamping kiriku
dan malaikat izrail dibelakangku